Cara Buat CV dan Surat Lamaran Kerja serta Cara Mengirimkannya

cara membuat cv yang menarik, baik, dan benar

Setelah mempelajari bagaimana cara mencari lowongan kerja, maka sekarang saatnya belajar tentang cara membuat CV lamaran kerja dan surat lamaran.

Mengapa harus membuat CV?

Supaya pihak perusahaan tahu Anda itu cocok atau tidak dengan lowongan kerja yang dibuka.

Mengapa harus membuat surat lamaran kerja?

Anda kalau masuk rumah orang, pasti sebelumnya mengetuk pintu dan mengucap salam, kan?

Nah, itulah fungsi surat lamaran kerja.

To the point, yuk kita langsung saja bahas bagaimana cara membuat CV dan surat lamaran kerja.

Namun, karena penjelasan tentang cara membuat CV dan surat lamaran kerja cukup panjang, maka keduanya akan disajikan secara terpisah.

Cara Buat CV Lamaran Kerja yang Menarik

cara membuat cv lamaran kerja
Gambar oleh Quinn Kampschroer dari Pixabay

Mengapa harus membuat CV yang menarik?

Sebab, ada banyak orang di luar sana yang membuat CV yang tidak menarik. Menarik di sini tentu saja menurut HRD, bukan menurut orang awam.

Ingat, ada ribuan bahkan ratusan ribu pelamar kerja setiap bulannya. Agar tampil menonjol, CV Anda harus menarik.

Bagaimana cara membuat CV yang menarik?

Caranya mudah. Pastikan poin-poin di bawah ini ada dalam CV Anda.

  1. Sesuai fakta atau kenyataan yang sebenarnya (tidak berbohong)
  2. ‘Nyambung’ dengan lowongan kerja yang dilamar
  3. Nyaman dilihat
  4. Bebas typo (salah ketik)
  5. Menggunakan kalimat efektif

CV yang menarik itu, berdasarkan pengalaman kami, mengandung poin-poin di atas.

Sekarang mari kita bahas langkah-langkah atau tahapan membuat CV.

Tahapan Membuat CV

tahapan membuat cv

Untuk membuat CV, hal yang pertama kali harus kita lakukan ialah mengumpulkan data terlebih dahulu.

Apa saja data yang perlu dikumpulkan?

Pertama, data diri. Data diri adalah kategori informasi yang meliputi nama lengkap, alamat e-mail, nomor telepon, kecamatan dan kabupaten domisili saat ini, dan URL akun LinkedIn.

Kedua, pengalaman kerja. Pengalaman kerja adalah kategori informasi yang meliputi nama perusahaan tempat kita bekerja sebelumnya dan dilengkapi dengan data-data pendukung seperti bulan dan tahun masa kerja, posisi atau jabatan, deskripsi pekerjaan, serta pencapaian selama bekerja di perusahaan tersebut.

Ketiga. pendidikan. Pendidikan adalah kategori informasi yang meliputi nama lembaga pendidikan tinggi tempat kita belajar sebelumnya, dan disertai dengan data-data pendukung seperti tahun masa kuliah, jurusan yang diambil, dan nilai IPK. Jika Anda tidak kuliah, Anda bisa mencantumkan nama lembaga Anda bersekolah. Jika Anda sekolah dari jenjang SD s/d SMA sederajat, maka yang dicantumkan di CV adalah data sekolah yang terakhir saja.

Keempat, keahlian. Keahlian adalah kategori informasi yang meliputi hal-hal yang kita kuasai dan hal-hal tersebut kita bisa gunakan untuk bekerja, menyelesaikan tugas-tugas di tempat kerja. Termasuk ke dalam kategori Keahlian adalah kemampuan bahasa Inggris dan keterampilan dalam mengoperasi suatu aplikasi atau software.

Itu tadi beberapa data yang perlu dikumpulkan ketika kita akan membuat CV.

Setelah data-data terkumpul, Anda tinggal menyusunnya ke dalam satu atau dua halaman dengan susunan yang enak dilihat dan mudah untuk dipelajari oleh HRD atau recruiter.

Mengenai urutan penyusunannya, silakan buat urutan seperti ini, dimulai dari bagian atas:

  • Nama Lengkap
  • Profil Singkat
  • Data Kontak
  • Pengalaman Kerja
  • Riwayat Pendidikan
  • Daftar Keahlian

Adapun mengenai teknis penyusunannya atau pengaturan tata letaknya, Anda bisa menggunakan software menulis seperti Microsoft Word dan Google Docs atau software editing profesional seperti Adobe Illustrator dan Affinity Designer.

Untuk detail tahapan membuatnya tidak bisa kami sajikan di sini, silakan Anda pelajari menu dan fitur yang ada di masing-masing software tersebut.

Nah, jika Anda mengalami kesulitan dalam membuat CV lamaran kerja, atau tidak memiliki waktu, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan CV yang kami sediakan.

Contoh CV Lamaran Kerja

Untuk membantu Anda lebih memahami seperti apa CV lamaran kerja itu, berikut ini kami sajikan beberapa contohnya.

contoh cv lamaran kerja
contoh cv lamaran kerja yang menarik
contoh cv lamaran kerja yang baik

Beberapa foto CV di atas adalah contoh CV yang menarik dan profesional yang cocok digunakan untuk melamar kerja.

Jika Anda ingin melamar kerja, pastikan CV Anda memiliki tampilan yang menarik dan profesional sehingga HRD tertarik untuk mempelajari CV Anda. Dengan memiliki CV yang menarik dan profesional, peluang Anda untuk mendapatkan undangan wawancara kerja menjadi lebih besar.

Demikian pembahasan singkat tentang cara membuat CV lamaran kerja.

Setelah membuat CV, langkah selanjutnya adalah membuat surat lamaran kerja.

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja

cara membuat surat lamaran kerja
Gambar oleh Burst dari Pexels

Karena saat ini zaman modern, maka sudah seharusnya kita belajar cara membuat surat lamaran kerja modern.

Seperti apa surat lamaran kerja yang modern itu?

Ini ciri-cirinya:

  1. Diketik, bukan ditulis tangan
  2. Dikirim via e-mail, bukan via pos

Untuk membuat surat lamaran kerja sangat mudah. Silakan perhatikan contoh di bawah ini:


Jakarta, 9 Januari 2020

Kepada Yth.
Human Resource Development
PT Astra Otoparts Tbk
Jakarta

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari media sosial, bahwa perusahaan bapak/ibu membuka kesempatan bagi tenaga profesional untuk ditempatkan sebagai Marketing & Sales Supervisor for Export Market, maka dengan ini saya mengajukan lamaran untuk menjadi salah satu kandidat untuk posisi tersebut.

Saya alumni Jurusan Administrasi Bisnis dari Kwik Kian Gie School of Business, dan memiliki kemampuan di bidang penjualan, juga memiliki pengalaman di bidang tersebut. Selain itu, saya juga memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan cukup baik.

Tak lupa saya juga lampirkan CV untuk membantu bapak/ibu mengetahui profil saya lebih lengkap.

Demikian surat lamaran ini saya sampaikan. Besar harapan saya dapat bertemu dengan bapak/ibu dalam sesi interview untuk membicarakan secara lebih lanjut mengenai kontribusi yang bisa saya berikan untuk perusahaan. Terima kasih atas waktu yang telah bapak/ibu luangkan untuk membaca surat lamaran ini.

Hormat saya,

Fulan


Dari contoh di atas, kita bisa melihat bahwa surat lamaran kerja memiliki elemen-elemen sebagai berikut:

  1. Kota dan tanggal pembuatan surat lamaran kerja
  2. HRD (Yang dituju oleh surat)
  3. Paragraf pembuka yang berisi penjelasan tentang dari mana mengetahui informasi lowongan kerja.
  4. Paragraf berikutnya yang berisi perkenalan.
  5. Paragraf berikutnya untuk mengingatkan HRD bahwa pelamar kerja telah melampirkan CV untuk dipelajari.
  6. Paragraf terakhir berisi harapan dari si pelamar kerja sekaligus ucapan terima kasih atas waktu yang diluangkan untuk membaca surat lamaran tersebut.
  7. Ungkapan untuk menghormati HRD yang telah membaca surat lamaran tersebut.
  8. Nama pelamar kerja.

Itulah elemen-elemen yang kami sarankan ada dalam surat lamaran kerja.

Oh ya, ketika sudah selesai membuat surat lamaran kerja, pastikan Anda mengecek tulisan apakah ada salah ketik (typo) atau tidak. Jangan sampai ada typo karena itu bisa membuat HRD menilai Anda sebagai orang yang tidak teliti.


Setelah surat lamaran kerja dibuat, langkah selanjutnya ialah mengirimkannya ke perusahaan. Aktivitas ini disebut mengirim lamaran kerja atau melamar pekerjaan.

Untuk melamar kerja, bagaimana caranya?

Di jaman dulu orang melamar kerja menggunakan surat dan mengirimkannya melalui Pos Indonesia. Namun, saat ini tidak perlu, melainkan cukup dengan email.

Bagaimana cara mengirim surat lamaran kerja lewat email?

mengirim lamaran via email
Photo by picjumbo.com from Pexels

Pertama-tama, pastikan Anda sudah memiliki akun email. Jika belum memilikinya, silakan buat terlebih dahulu. Untuk membuatnya sangat mudah, silakan kunjungi Gmail lalu buat akun. Usahakan alamat email Anda mengandung nama Anda.

Contoh email yang dibuat dengan menggunakan gmail: namaanda@gmail.com

Kedua, siapkan CV dan surat lamaran yang telah Anda buat sebelumnya. Untuk CV, pastikan dalam format PDF, sedangkan untuk surat, silakan copy isi surat lalu paste ke body email.

Untuk lebih jelasnya, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini:

Pertama-tama, kunjungi gmail.com lalu klik “Compose” untuk membuka “New Message”.

compose gmail

Copy surat lamaran kerja yang sudah Anda buat lalu paste di bagian body email.

Di bagian “Subject (Judul Email)”, masukkan “Lamaran Pekerjaan – Posisi yang Dilamar”. Contohnya “Lamaran Pekerjaan – Digital Marketing Specialist”.

Setelah itu masukkan CV Anda sebagai lampiran (attachment). Caranya, klik icon “Attach files” lalu masukkan file CV Anda. Selain CV, silakan lampirkan foto Anda jika memang diperlukan.

Melampirkan foto penting untuk beberapa pekerjaan tertentu, yaitu pekerjaan-pekerjaan yang mensyaratkan pelamarnya memiliki good looking. Namun, untuk beberapa pekerjaan tidak diperlukan, misalnya content writer, digital marketing specialist, dan programmer.

Nah, di bagian “To”, saran kami, jangan langsung memasukkan email tujuan, tetapi masukkan email Anda yang lain untuk menguji coba apakah ketika email Anda sampai ke penerima, sudah terlihat bagus ataukah belum. 

Setelah memastikan bahwa email yang akan dikirimkan sudah bagus, baru ulangi proses yang sama, lalu masukkan email perusahaan yang Anda tuju di bagian “To”.

Sebelum menutup tulisan ini, ada beberapa tips bermanfaat yang ingin kami bagikan. Silakan lakukan tips-tips berikut ini jika Anda ingin berupaya dengan maksimal.

  1. Gmail itu gratis, karena itu tidak terlalu istimewa. Lebih istimewa jika Anda menggunakan email domain. Ini contoh email domain milik saya: hello@adnansyafii.com, dan saya pribadi biasa melamar kerja menggunakan email tersebut. Jadi, jika Anda memiliki dana lebih, saran saya gunakan email domain ketimbang email gratisan seperti gmail.
  2. Kirim surat lamaran kerja pada waktu pagi hari, sekitar jam 8 s/d 9 WIB atau pada jam umumnya pekerja kantoran tiba di kantor. Tujuannya apa? Agar ketika HRD membuka laptopnya, ia bisa segera melihat surat lamaran Anda.
  3. Jika ingin mengirim pas photo via email, pastikan ukurannya tidak terlalu besar. Gunakan software editing photo atau ImageCompressor.com untuk memperkecil ukuran foto Anda. Namun, pastikan juga tidak terlalu kecil agar foto Anda tetap terlihat jelas (tidak buram).
  4. Buat nama file yang mudah dipahami. Untuk CV, berikan nama dengan format berikut: cv-nama-anda. Contoh: cv-adnan-syafii, foto-adnan-syafii.
  5. Jika pihak perusahaan menginginkan kandidat yang bisa bahasa Inggris atau lowongan kerjanya menggunakan bahasa Inggris, maka Anda harus membuat surat lamaran dalam bahasa Inggris. Begitu pula aturan sebaliknya untuk surat lamaran dalam bahasa Indonesia.
  6. Jangan terburu-buru mengirim lamaran kerja via email. Uji coba terlebih dahulu dan memastikan bahwa lamaran kerja Anda sudah as perfect as possible sebelum mengirimkannya ke email perusahaan yang Anda tuju.

Sampai sini, Anda sudah mempelajari bagaimana cara membuat CV dan surat lamaran kerja termasuk cara mengirimkannya via email.

Apakah penjelasan dalam artikel ini cukup jelas? Atau, ada bagian tertentu yang masih perlu diperjelas atau ditambah contohnya? Jika ada, silakan tulis di kolom komentar, ya! 🙂

Ada Pertanyaan?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top