Doa Agar Diterima Kerja atau Dimudahkan Mendapat Pekerjaan

DOA AGAR DITERIMA KERJA – Mendapatkan pekerjaan adalah impian para pencari kerja. Untuk mencapai impian, selain wajib berusaha, juga harus berdoa.

 Allah subhânahȗ wa ta’âlâ berfirman:

  وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ 

Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagi kalian’.” (QS Ghâfir: 60).

Doa Agar Diterima Kerja

Sebagai muslim kita paham bahwa kita perlu berdoa, disamping juga melakukan usaha lahiriah.

Yang menjadi pertanyaan, apakah doa agar diterima kerja itu ada, atau dalam kata lain, apakah ada doa khusus yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad Saw agar seseorang bisa diterima atau dimudahkan mendapat pekerjaan?

doa agar diterima kerja
Gambar oleh Muhammad Afwan dari Pixabay

Penulis yang dhaif ini belum mendapati ada doa khusus yang diajarkan oleh Baginda Nabi terkait hal tersebut. Namun, karena mendapatkan pekerjaan adalah bagian dari rizki, maka kita bisa membaca doa-doa yang berisi permohonan kepada Allah agar dibukakan pintu rezeki dan diberikan harta kekayaan.

Berikut ini beberapa doa yang dimaksud.

Doa Pertama

Dari hadits Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia menyatakan:

Setiap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat Shubuh, setelah salam, beliau membaca do’a berikut,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

Artinya:

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)

Doa Kedua

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya:

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Al-Tirmidzi).

doa agar dimudahkan mendapat pekerjaan
Gambar oleh Muhammad Afwan dari Pixabay

Doa Ketiga

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkan kami dari siksa api neraka.” (QS. Al-Baqarah : 201).

Doa Keempat

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii (Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku).”

Doa ini bersumber dari dua hadis. Hadis pertama riwayat Imam Bukhari dari Anas bin Malik, bahwa ibunya, Ummu Sulaim berkata;

يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَنَسٌ خَادِمُكَ ادْعُ اللَّهَ لَه،ُ قَالَ: اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ

“Wahai Rasulullah, Anas adalah pelayanmu. Doakanlah kepada Allah untuknya. Kemudian Nabi Saw berdoa, ‘Allohumma aktsir malahu wa waladahu wa barik fima a’thoithu (Ya Allah, perbanyaklah harta Anas dan anaknya dan berkahilah karunia yang Engkau berikan padanya.’”

Hadis kedua disebutkan oleh Ibnu Abi Khaitsamah dari Anas bin Malik, dia berkisah;

ذَهَبَتْ بِي أُمِّي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَقَالَتْ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، خُوَيْدِمُكَ ادْعُ اللَّهَ لَهُ ، قَالَ اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ ، وَوَلَدَهُ ، وَأَطِلْ عُمْرَهُ ، وَاغْفِرْ ذَنْبَهُ

“Ibuku pergi bersamaku menuju Rasulullah saw. Kemudian ibuku berkata kepada Rasulullah saw, ‘Wahai Rasulullah, pelayan kecilmu, doakanlah kepada Allah untuknya. Kemudian Rasulullah saw berdoa; Allohumma aktsir malahu wa waladahu wa athil ‘umrohu waghfir zanbahu.’”

Demikian beberapa doa yang bisa kita baca agar pintu rezeki kita terbuka, dan lebih spesifik lagi, agar kita diterima kerja atau mendapatkan pekerjaan.

Semoga Allah SWT memudahkan urusan kita dalam usaha mencari nafkah. Aamiin Yaa Rabb al-‘Aalamiin.

Materi Tambahan: Syarat Dikabulkannya Doa

Mengutip penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin sebagaimana yang dikutip oleh Muslim.or.id, bahwa agar doa dikabulkan, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

Syarat Pertama

Ikhlas kepada Allah Ta’ala, yaitu seseorang memurnikan niatnya dalam berdoa untuk menghadap Allah Ta’ala, dengan hati yang khusyuk, jujur dalam bersandar kepada-Nya. Dia mengilmui bahwa Allah Ta’ala berkuasa untuk mengabulkan doanya dan dia benar-benar berharap agar doanya dikabulkan oleh Allah Ta’ala.

Syarat Kedua

Seseorang merasa ketika berdoa bahwa dia berada dalam keadaan mendesak untuk dikabulkannya doa tersebut, bahkan dalam kondisi paling darurat. Dan Allah Ta’ala saja satu-satunya yang mampu mengabulkan doa orang-orang yang dalam keadaan terdesak (kesulitan) ketika berdoa kepada-Nya dan yang menghilangkan kesusahan.

Adapun orang-orang yang berdoa kepada Allah Ta’ala, namun dia merasa tidak membutuhkan Allah Ta’ala dan tidak merasa dalam kondisi mendesak, (misalnya) dia berdoa hanyalah karena kebiasaan (adat) semata atau untuk coba-coba (siapa tahu dikabulkan), maka doa semacam ini tidaklah layak untuk dikabulkan.

Syarat Ketiga

Dia menjauhi makanan haram. Karena sesungguhnya makanan haram adalah penghalang antara doa seorang hamba dengan pengkabulan doa.

***

Catatan: Selain berdoa, memaksimalkan usaha lahiriah juga harus dilakukan. Salah satu bentuk memaksimalkan usaha adalah dengan meningkatkan kualitas CV. Jika Anda kesulitan atau tidak memiliki waktu untuk membuatnya, jangan khawatir, karena sudah tersedia jasa pembuatan CV lamaran kerja yang bisa Anda pesan sekarang juga.

Ada Pertanyaan?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top